PEMERINTAHAN

KETUA SATGAS HIMBAU KADES MENDATA AREA RAWAN KARHUTLA

Laporan KIM Entugan Hulu Suhaid
A. Hartawansyah Praniansyah

Informasi Suhaid. Ketua Satgas Cegah dan Tangkal Kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) Kecamatan Suhaid, Kapten Inf Abbas secara tegas menghimbau kepala desa untuk melalukan pendataan area rawan karhutla. Hal tersebut disampaikannya dalam forum rapat persiapan peringatan HUT RI ke 75 di gedung pertemuan desa nanga suhaid pada Senin (6/7).

Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh unsur Muspika, Kepala Desa se Kecamatan Suhaid, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda.

” Salah satu upaya pencegahan karhutla dikecamatan suhaid, kami meminta kepala desa untuk melakukan pendataan area rawan karhutla, karena jika terjadi karhutla yang terpantau HotSpot tentunya kita lebih mudah menuju lokasinya untuk melakukan Pengecekan lapangan (Groundcheck).” Tegasnya.

Pengecekan lapangan (Groundcheck) yaitu kegiatan untuk membandingkan antara kenampakan obyek pada citra dan kenampakan obyek yang sama di lapangan sesuai karakteristiknya.

Selain itu, Abbas harap kepala desa lakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang dampak karhutla.

” Sebelum terjadi kebakaran, kepala desa lakukan sosialisasi dan himbauan untuk tidak membuka lahan dengan membakar.”

Kebakaran hutan dan lahan bisa terjadi karena faktor alam, seperti sambaran petir yang mengenai pohon kemudian apinya menyebar menimbulkan kebakaran. Namun, sering kali kebakaran itu juga terjadi akibat ulah manusia. Pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab melakukan pembakaran hutan demi tujuan dan kepentingan pribadi tanpa memikirkan dampaknya bagi sekitar.

Kapolsek Suhaid, Iptu Dayan juga berharap agar karhutla menjadi perhatian serius semua pihak.

” Kami tentunya tidak ingin ada kejadian yang menimpa masyarakat suhaid sehingga harus dipidana karena karhutla, jadi..kepala desa harus semaksimal mungkin melakukan upaya pencegahan.” Tutupnya.

Kebakaran hutan dan lahan berdampak buruk bagi lingkungan dan makhluk hidup di sekitarnya. Hewan-hewan harus kehilangan tempat tinggal dan tak sedikit yang mati karena ikut terbakar. Tanaman-tanaman yang bisa sebagai bahan obat pun ikut musnah. Masyarakat yang tinggal di sekitar hutan harus menghirup asap berbahaya bagi kesehatan, bahkan dampak besar meluas sehingga jarak pandang terbatas yang berisiko terjadi kecelakaan di jalan, serta aktivitas jadi terhambat dan berdampak pada perekonomian.

KETUA SATGAS HIMBAU KADES MENDATA AREA RAWAN KARHUTLA
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top