UMUM

ANAK DUSUN KAMPUNG BARU BERMAIN GULI

Laporan KIM Entugan Hulu
A. Hartawansyah Praniansyah

Informasi Suhaid. Permainan Guli atau dalam bahasa indonesia dengan sebutan Kelereng merupakan salah satu permainan tradisional yang kerap dimainkan anak anak pedesaan, namun sebenarnya permainan ini adalah khas Indonesia karena anak perkotaan juga memainkannya.

Guli yang bentuknya bulat ini memiliki beraneka model, misalnya ada yang polos dan ada pula yang bercorak warna-warni, ada juga yang bewarna putih susu, hitam dan biru, serta ada berwarna perah yang sering disebut guli planet.

Pada umumnya permainan guli banyak cara memainkannya dan tentunya dimainkan minimal 2 orang, namun untuk dikecamatan suhaid lebih sering dimainkan dengan permainan lingkaran, seperti yang dilakukan anak anak didesa nanga suhaid dusun kampung baru beberapa waktu lalu.

Permainan lingkaran ini terlebih dahulu mereka membuat lingkaran dan menentukan berapa jumlah guli yang diletakkan dalam lingkaran, misalnya 3 guli perorang. Selanjutnya meletakan semua guli di dalam lingkaran secara berdekatan. Setelah itu mereka membuat garis lempar sejauh kira-kira 2 meter dari lingkaran. Dari garis lempar ini, semua peserta melemparkan gulinya agar mendekati lingkaran, semakin mendekati lingkaran maka akan mendapatkan kesempatan membidik lebih dahulu, namun apabila masuk ke dalam lingkaran, maka akan dianggap gugur.

Mereka membidik guli tersebut secara bergantian. Apabila ada yang berhasil membidik guli dalam lingkaran sampai keluar dari lingkaran, maka ia akan mendapatkan guli sesuai jumlah guli yang berhasil keluar. Tapi guli pembidik tidak boleh berhenti di dalam lingkaran. Jika sampai berhenti di dalam lingkaran, maka semua guli taruhan yang berhasil ia kumpulkan harus dikembalikan lagi ke dalam lingkaran dan ia dinyatakan gugur.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top